Feasibility Study

Uji kelayakan inisiatif sebelum mengalokasikan sumber daya besar.

Ruang Lingkup Kajian

Area telaah dan metodologi pendampingan.

Menghubungkan bukti lapangan dengan rekomendasi yang dapat dieksekusi.

01

Kelayakan pasar

Uji kebutuhan pelanggan, alternatif yang tersedia, ukuran peluang yang dapat dijangkau, serta asumsi volume. Klaim potensi pasar dipisahkan dari bukti permintaan yang sudah teramati.

Segmen sasaranValidasi kebutuhanAsumsi permintaan
02

Kelayakan operasi

Telaah lokasi, proses, teknologi, kapasitas, pasokan, dan kebutuhan tenaga kerja. Identifikasi prasyarat izin atau kajian teknis yang harus ditangani oleh pihak kompeten.

KapasitasSumber dayaPrasyarat operasional
03

Model finansial

Susun struktur pendapatan, biaya, kebutuhan modal kerja, dan arus kas berdasarkan asumsi transparan. Sensitivitas memperlihatkan faktor yang paling memengaruhi hasil kajian.

Pendapatan dan biayaKebutuhan danaSensitivitas
04

Risiko & keputusan

Konsolidasikan temuan pasar, operasi, organisasi, dan finansial. Rekomendasi dilengkapi kondisi yang harus dipenuhi, risiko tersisa, serta tahapan validasi berikutnya.

Risiko utamaKriteria keputusanTahapan validasi

Keluaran konkret dari penugasan.

  • Laporan kelayakan dengan bukti dan asumsi yang dapat diperiksa.
  • Model proyeksi serta analisis sensitivitas.
  • Rekomendasi keputusan dan prasyarat pelaksanaan.
Tanya Jawab

Pertanyaan umum seputar Feasibility Study.

Apakah hasil studi pasti menyatakan layak?

Tidak. Studi harus membuka kemungkinan tidak layak atau layak dengan prasyarat, sesuai bukti dan batas asumsi yang digunakan.

Apa bedanya dengan business plan?

Feasibility study menilai kelayakan keputusan. Business plan merinci bagaimana usaha akan dijalankan dan mencapai sasaran setelah arahnya dipilih.

Layanan Terkait

Padukan dengan kapabilitas lain.

Mulai dari tantangan Anda

Dapatkan perspektif objektif dan berbasis bukti.

Jadwalkan sesi penjajakan awal untuk merumuskan ruang lingkup pendampingan.

Hubungi Konsultan